-->

POWER MAKSIMAL HONDA NEW MEGAPRO 2011 TEMANGGUNG

POWER MAKSIMAL HONDA NEW MEGAPRO 2011 TEMANGGUNG

Power Maksimal Honda New MegaPro 2011 Temanggung
Honda New MegaPro 2011 Temanggung, Power Maksimal Hasil Permainan Dapur Pacu Tiger.
Honda New Mega Pro pacuan dari Eddy Ariyanto yang bernaung di Tripple R R22Tech Arya 117, Temanggung, Jawa Tengah ini cukup beringas layaknya macan yang siap menerkam mangsanya. Di handicap dan tikungan, pacuan ini cukup gesit. Terlihat pada event grasstrack beberapa minggu lalu yang digelar di Gedong Songo, kab. Semarang, Jawa Tengah. Di kelas FFA Open, New Mega Pro ini cukup dominan mengungguli lawan-lawannya.

Kegesitan dan keagresifan motor keluaran 2011 ini tidak terlepas dari tangan dingin Aris Rudiyanto selaku peracik engine. “Dapur pacu memanfaatkan dari Honda Tiger,” beber mekanik yang ada di Parakan, Temanggung ini.

Yang begitu terlihat adalah pemakaian kruk as dari Honda Tiger. Jika pakai kruk as New MegaPro hanya mempunyai panjang langkah 57,8 mm. Begitu diganti pakai kruk as Tiger, stroke naik jadi 62,2 mm. Berarti panjang langkahnya kini bertambah 4,4 mm (naik-turun). Penggantian kruk as diikuti pula dengan setang sehernya.

“Jelas, dengan kenaikan langkah piston sepanjang itu motor akan lebih bertenaga di putaran bawah. Karakter motor tersebut sesuai dengan grasstrack yang treknya patah-patah,” tambahnya.

Sedangkan untuk piston juga aplikasi dari Honda Tiger. “Standarnya antara Tiger dan Mega Pro mempunyai ukuran piston yang sama. Tetapi, dipasangkan piston Tiger yang mempunyai diameter piston sebesar 68 mm,” jelasnya lagi. Sehingga kapasitas mesin New MegaPro ini akhirnya sentuh diangka 225,7 cc.
POWER MAKSIMAL HONDA NEW MEGAPRO 2011 TEMANGGUNG

POWER MAKSIMAL HONDA NEW MEGAPRO 2011 TEMANGGUNG

Beralih ke konstruksi noken as, part pengatur buka-tutup katup ini dimodifikasi ulang untuk menghasilkan karakter motor yang diinginkan. “Durasi bukaan katup, aku seting di 280, baik untuk katup in maupun katup ex,” cocornya.Durasi tersebut didapatkan dari pembukaan pada 30 derajat sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan menutup 60 derajat setelah TMB (Titik Mati Bawah) untuk klep in.

Sedangkan untuk klep ex, membuka 61 derajat sebelum TMB dan tertutup di 29 derajat setelah TMA. “Ubahan tersebut menyebabkan karakter motor ini terhitung lembut dan mudah untuk dibawa,” tambah Eddy yang juga adik kandung sang mekanik.

Pengapian turut mendapatkan sentuhan. Tetapi, cukup dipasok oleh magnet Yamaha YZ250 dengan busi NGK Racing. Pemakaian part ini dirasa sudah cukup untuk meladeni semburan bahan bakar yang berasal dari karburator Keihin PWK 28 mm.

DATA MODIFIKASI

Sok depan: Honda CRF 150

Sok belakang: KTM

Knalpot: FMF

Ban depan: IRC 70/100-19

Ban belakang: IRC 90/100-16
Facebook CommentsShowHide